Angkatan ke-empat training environmentalist di Walhi Kalsel peserta kelas regularnya menyusut drastis!! Untungnya tim fasilitator sudah siap dengan plan-b alias melakukan outreach training dan “bergerilya” dari kampus ke kampus.

Hari ini, Yayan dan Zizah-yang pertama koordinator program Green Student Movement (GSM) yang bertanggungjawab atas keseluruhan proses training, yang berikutnya penanggungjawab untuk proses rekruitmen peserta- berangkat ke Banjarmasin. Tujuannya, melakukan loby dengan pihak Badan Eksekutif Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Antasari (BEM IAIN Antasari) mengenai pelaksanaan training kelas khusus di Kampus IAIN Antasari dimana pesertanya akan langsung direkrut oleh pihak BEM universitas tersebut.

Dari hasil pembicaraan tadi pagi, dicapai kesepakatan bahwa akan ada training environmentalist khusus pada tanggal 3 Maret 2007 mendatang. Tidak seperti training regular yang terbagi menjadi tiga hingga empat kali pertemuan setiap hari Minggu, training khusus di Kampus IAIN tersebut hanya akan berlangsung sehari.

Tapi dihitung-hitung, durasi penyampaian materinya tidak akan jauh berbeda dengan training regular. Begini, training regular hanya berlangsung 2 jam/pertemuan diselingi break. Sedangkan training khusus yang dijadwalkan di IAIN Antasari berlangsung dari jam 9 pagi hingga 5 sore, potong sekitar 2 jam untuk break (snacks dan ishoma siang) dan jatuhnya sekitar 6 jam juga.

Yang akan berbeda adalah psikologis peserta dan fasilitator training. Akan perlu kemasan khusus untuk training ke depan ini. Tapi demi berkembangnya komunitas environmentalis, apa sih yang nggak?