“Ideologi berbasis kapitalisme dan neoliberalisme tidak mencerminkan dan tidak sesuai dengan keadilan sosial terhadap rakyat Indonesia, termasuk bagi antarwarga bangsa. Maka, segala ideologi dari luar yang tidak memberi manfaat dan keadilan bagi rakyat harus ditentang dan dicegah masuk ke Indonesia,” ujar Presiden dalam sambutan tanpa teksnya pada puncak perayaan Hari Koperasi Ke-60 di Kompleks Garuda Wisnu Kencana, Ungasan, Badung, Bali, Kamis (12/7).

Kompas, 13 Juli 2007.

Kerennnn!!! Hanya saja, ada apa di balik pernyataan ini?  Apa sekedar bentuk dukungan pada koperasi?  Atau malah pola khas politisi yang merasa bisa menggalang massa baru dengan bahasa tertentu?

Bahasa Kapitalisme dan neolibralisme selama ini kukuh digadang para aktivis akar rumput dan kaum masyarakat marjinal.  Gerakan ini sekarang semakin kuat dan solid. Kongres dan Konferensi Rakyat Indonesia bahkan sudah mendeklarasikan berdirinya Sarekat Hijau Indonesia. Lantas?